Category Archives: Vibrasi

Ciri-ciri Fasa Unbalance

Untuk force unbalance (ketidakseimbangan paksa) atau static unbalance (ketidakseimbangan statis) , fasa untuk setiap bearing rotor hampir sama.Untuk couple unbalance, perbedaan fasa kira sebesar 180 derajat pada arah horizontal di inboard dan outboard bearing, ataupun di arah vertikalnya pada mesin … Continue reading

Leave a comment

Pengenalan Getaran Mesin

Benda yang bergetar bergerak dari satu tempat ke tempat lain berulang-ulang. Objek yang bergetar bergerak secara osilasi. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat getaran, seperti ayunan pendulum, getaran senar gitar, dan gerakan geologi bumi juga bisa mengakibatkan getaran. Ada banyak … Continue reading

Leave a comment

Tiga Daerah Utama Pada Frekuensi

Pada analisa vibrasi, ada tiga daerah utama yang sering sekali diperhatikan untuk membantu analisa dan sumber permasalahan yang muncul yaitu daerah synchronous, sub-synchronous dan daerah non-synchronous. Frekwensi Sub-Synchronous Energi sub-synchronous berada pada daerah di bawah satu kali putaran shaft. Seperti … Continue reading

Leave a comment

Satuan Amplitudo

Pada sistem pengukuran English, displacement biasanya diukur dalam satuan mils (atau seperseribu inci) dalam tipe pengukuran peak-to-peak. Kecepatan velocity biasanya diukur dalam ips (inci per detik) dengah kaidah peak value ataupun RMS value. Peak value paling sering digunakan, bukan karena … Continue reading

Leave a comment

Mengevaluasi Pengukuran Akselerasi Enveloping

Dalam mengevaluasi hasil pengukuran akselerasi enveloping sama halnya dengan mengevaluasi hasil pembacaan nilai keseluruhan(overall) getaran. Akselerasi enveloping merupakan sebuah metode untuk memberikan gambaran yang lebih awal tentang permasalahan yang sedang muncul. Nilai pengukuran akselerasi enveloping vibrasi/getaran yang tinggi tidak seluruhnya … Continue reading

Leave a comment

Teknik Pengukuran Getaran

Secara garis besarnya, getaran dari bearing anti-friction merupakan sesuatu yang paling baik untuk dimonitor pada load-zonenya. Namun pada beberapa mesin, pengukuran pada dearah ini tidak bisa dilakukan karena desain mesin tersebut. Untuk hal seperti ini, cara yang paling mudah adalah … Continue reading

Leave a comment

Mengurangi Resonansi Dengan Menambah Kekakuan (Stiffness)

Beberapa cara mekanik harus dipertimbangkan untuk mengatasi resonansi. Resonansi mengakibatkan kerusakan pada mesin sangat cepat apabila tidak segera ditanggulangi. Adapun cara berikut ini mampu mengatasi resonansi dengan cara menambah kekakuan pada mesin yaitu: Perpendek poros (shaft) dan gunakan diameter yang … Continue reading

Leave a comment

Peak Vue

Peak Vue adalah sebuah metode analisa signal getaran yang menangkap nilai peak dari time waveform selama rentang waktu yang ditentukan. Nilai peak ini kemudian bisa diproses, sama seperti nilai biasa yang bisa diperoleh dari waveform ke dalam bentuk dasar plot … Continue reading

Leave a comment

Tipe Transduser Vibrasi

Untuk pengukuran getaran/vibrasi mesin digunakan jenis transduser yang sesuai dengan spesifikasi setiap mesin, sehingga data yang diperoleh menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan. Ada tiga tipe transduser yang telah dikenal secara umum sebagai berikut; Tipe Displacement Rentang frekwensi rendah … Continue reading

Leave a comment

Pencegahan Getaran Pada Mesin Baru

1. Kembangkan pelaksanaan standar getaran pada mesin baru. Sertakan spesifikasi pada order pembelian anda seperti yang diberikan di bawah ini: Titik-titik pengukuran dimana anda akan mengambil data-data getarannya. Nilai amplitude getaran yang bisa diterima pada setiap titik pengukuran. Jenis probe … Continue reading

Leave a comment